Aktivitas Antimikroba Larutan Antiseptik Dari Garbage Enzyme Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

Authors

  • Mellissa Erlyn Stephanie Ledo Universitas Kristen Artha Wacana
  • Anggreini D.N Rupidara Universitas Kristen Artha Wacana
  • Hartini R.L Solle Universitas Kristen Artha Wacana
  • Merpiseldin Nitsae Universitas Kristen Artha Wacana
  • Fransina T Nomleni Universitas Kristen Artha Wacana

DOI:

https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2024.51.162

Keywords:

Garbage enzyme, larutan antiseptik, aktivitas antimikroba, Escherichia coli, Staphylococcus aureus

Abstract

Pengolahan sampah yang belum optimal menimbulkan berbagai masalah pencemaran lingkungan yang belum dapat diatasi. Berbagai upaya pengolahan sampah, terutama dari jenis organik dilakukan untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Istilah garbage enzyme (GE) mengacu kepada hasil fermentasi sisa sayuran dan buah yang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai purifikato air yang tercemar, pupuk organik, dan mengurangi bau tidak sedap pada timbunan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antimikroba larutan antiseptik dari GE terhadap Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi larutan antiseptic GE yaitu 0%, 15%, 30%, 45% dan 60%. Metode uji aktivitas antimikroba adalah metode difusi agar yang mengukur diameter zona bening yang menunjukan penghambatan pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aktivitas antimikroba pada larutan antiseptik GE dengan rata-rata diameter zona bening adalah 14-21,3 mm untuk E. coli, dan 14,3-25,9 mm untuk S. aureus. Aktivitas antimikroba larutan antiseptik GE terhadap E. coli dan S. aureus meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi larutan antiseptik GE, dimana konsentrasi 45 % dan 60% memiliki aktivitas antimikroba yang kuat dalam menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus.

References

Anonim, (2021). Modul belajar pembuatan ekoenzim. Ekoenzim Nusantara Indonesia.

Abdullah, R., Malik, A., Puspitasari, N., Hayun, (2022). Uji Aktivitas Antimikroba Ekoenzim terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, dan Candida albicans secara In Vitro. Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Indonesia.

Arifin LW, Syambarkah A, Purbasari HS, Ria R, Puspita VA. 2009. Introduction of Eco-enzyme to support organic.

Bernadin Dwi M, Desmintari, Yuhanijaya. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Desa Citeras Rangkasbitung melalui Pengolahan Sampah dengan Konsep Ecoenzyme dan Produk Kreatif yang Bernilai Ekonomi. Sendimas Maranatha Vol. 2 No. 1:1-6.

Davis, W. W. dan Stout, T. R. (1971). Disc Plate Methods of Microbiological Antibiotic Assay. Microbiology 22: 659-665.

Etienne, A., Genard, M., Lobit, P., MbeguieAmbeguie, D. & Bugaud, C. (2013).What controls fleshy fruit acidity? A review of malate and citrate accumulation in fruit cells. Journal of Experimental Botany. Vol. 64 No. 6 : 1451-1469.

Eviati & Sulaeman. (2009). Analisa Kimia Tanah, Tanaman, Air Dan Pupuk. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian : Bogor.

Farabee, M.J. (2001). Enzyme: Organic catalyst. W.H-Freeman & Co. USA.

Hames B.D and Hooper N.M. (2000). Biochemistry.The instant Notes. Ed ke-2. Spinger,Verlag: 83-84.

In, Ye Won, Kim, Jung-Ji, Kim, Hyun-Jung, Se-Wook Oh. (2012) ; Antimicrobial activities of acetic acid, citric acid and lactic acid against Shigella species. Journal of Food Safety:79-83.

Larasati, D, Astuti, A.P, Maharani, E,T. (2020). Uji Organoleptik Produk Ecoenzyme Dari Limbah Kulit Buah (Studi Kasus Di Kota Semarang). Seminar Nasional Edusainstek ISBN :978-602-5614-35-4 FMIPA, UNIMUS:Semarang.

Lehninger, A.L. (1982). Dasar-Dasar Biokimia, Erlangga: Jakarta.

L.G. Harris, S.J. Foster , and R.G. Richards. (2002). An Introduction to Staphylococcus aureus, and Techniques for Identifying and Quantifying S. aureus Adhesins in Relation to Adhesion to Biomaterials: Review L.G.Harris European Cells and Materials Vol. 4. :39-60.

Mavani, H. A. K., Tew, I. M., Wong, L., Yew, H. S. A., Ghazali, R. A., Nang, P. E. H., (2020). Antimicrobial Efficacy of Fruit Peels Eco-Enzyme againts Enterococcus faecalis: An In Vitro Study, Int J Environ Res Public Health; 17(14): 5107.doi: 10.3390/ijerph17145107.

Nelson, D.L., Cox, M.M., (2008), Lehninger Principles of Biochemistry, W.H. Freeman and Company: New York.

Palmer, T. (1991). Understanding enzyme. Springerlink : New York.

Permatananda, P.A.N.K, Pandit, I.G.S, Cahyawati, P.N, Aryastuti, A.A.S.A. (2023). Antimicrobial Properties of Eco Enzyme: A Literature Review, Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research, Vol. 7. No.6.

Ramadani, A. H., Karima, R., & Ningrum, R. S. (2022). Antibacterial Activity of Pineapple Peel (Ananas comosus) Eco-enzyme Against Acne Bacterias ( Staphylococcus aureus and Prapionibacterium acnes). Indonesian Journal Chemistry and Research. 9(3):201- 207. ijcr.2022.9-nin.

Rachmawati, J. T. (2008). Perbandingan Angka Kuman pada Cuci Tangan dengan Beberapa Bahan Sebagai Standarisasi Kerja di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia. Jurnal logika. Vol 5. No.1 :6 1-13.

Rochyani, N., Utpalasari, R.L., Dahliana, I., (2020). Analisis Hasil Konversi Eco Enzyme menggunakan Nenas (Ananas comosus) dan Pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Redoks, Program Studi Teknik Kimia, Universitas PGRI : Palembang. Vol.5.No.2: 135-140

Sadheli, S., K, L. R. (2021). Perbandingan Efektivitas Produk Tisu Basah Antiseptik Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Dengan Metode Replika. Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal. Vol 6 (2):20-28.

Sayrani, L. P., & Tamunu, L. M. (2020). Kewargaan dan Kolaborasi Pemecahan Masalah Publik : Studi Isu di Kota Kupang. Timorese Journal of Public Health, 2 (1), 1-13. org/10.35508/tjph.v2il.2191.

Suhartono, M. T . ( 1 9 8 9 ) . Enzim dan Bioteknologi. PAU Bioteknologi IPB : Bogor. Susanti, M., (2017). Efektivitas Tisu Basah Antiseptik untuk menurunkan Jumlah Bakteri Tangan, Jurnal Bio Educatio. Vol. 2, No.2, 79-82. Warsa, U.C. (1994). Staphylococcus dalam Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran. Edisi Revisi. Jakarta: Penerbit Binarupa Aksara. hal. 103-110.

Vama, L.Cherekar, M.N. (2020). Production, Extraction and Uses Of Ecoenzyme Using Citrus Fruit Waste: Wealth From Waste. Asian Jr. of Microbiol. Biotech. Env. Sc. Vol. 22 .No.2 : 346-351

Downloads

Published

22-02-2024

How to Cite

Ledo, M. E. S., Rupidara, A. D., Solle, H. R., Nitsae, M., & Nomleni, F. T. (2024). Aktivitas Antimikroba Larutan Antiseptik Dari Garbage Enzyme Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. SCISCITATIO, 5(1), 40–46. https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2024.51.162