Studi Keanekaragaman Tumbuhan Liar pada Lahan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang

Authors

  • Bibit Vanesa Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia
  • Ari Hayati Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia
  • Hasan Zayadi Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2025.62.220

Keywords:

Keanekaragaman, tumbuhan liar, cabai rawit, lahan

Abstract

Tumbuhan liar adalah tumbuhan yang umumnya dianggap sebagai pengganggu bagi perkembangan tanaman budidaya termasuk pada lahan cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan liar, indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar, dan mengetahui korelasi faktor abiotik dengan indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar di lahan cabai rawit di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Penelitian ini berada tiga desa yaitu Desa kidangbang dan Desa Wajak luas lahan sebesar 25. 000 m², dengan titik plot sebanyak 25 plot, Desa Blayu dengan luas lahan sekitar 20. 000 m², dengan 20 titik plot, setiap plot berukuran 1x1 m. Metode identifikasi tanaman spesies dianalisis deskriptif dalam gambar dan tabel, jumlah spesies dan jumlah individu tiap species dianalisis menggunakan rumus parameter ekologi, dan faktor abiotik suhu, pH, dan intensitas cahaya dianalisis deskriptif menggunakan rumus dan analisis indeks keanekaragaman tumbuhan liar dengan faktor abiotik menggunakan rumus regresi menggunakan Excel 2013. Hasil penelitian ditemukan 10 familia dengan 15 spesies. Frekuensi tumbuhan tertinggi di ketiga lahan cabai adalah Synedrella nodiflora Gaertn dengan nilai 100% sedangkan frekuensi keanekaragaman jenis tumbuhan liar berada di Desa Kidangbang.  Hasil perhitungan indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar yang ada di ketiga lahan cabai rawit menunjukkan kategori sendang yaitu nilai 1.93 (Desa Kidangbang), 1.71 (Desa Wajak), dan 1.60 (Desa Blayu). Hasil analisis hubungan faktor abiotik terhadap indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar menunjukan suhu berkolerasi negatif dengan nilai indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar, pH dan intensitas cahaya berkolerasi positif dengan nilai indeks keanekaragaman jenis tumbuhan liar.

References

Deviyanti, V.M., Kristanto,B.A. & Kusmiyati, F. (2023)' Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium dan Giberelin terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum L.), Jurnal Agroplasma, 10(1), pp. 358 - 367.

Hidayat, S. & Rachmadiyanto, A.N. (2017) ‘Utilization of Alang-Alang (Imperata cylindrica (L.) Raeusch.) as Traditional Medi-cine in Indonesian Archipelago’.

Kahar. (2019)' Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing Ter-hadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutencens L) Varietas Maruti F1, TOLIS ILMIAH: JURNAL PENELITIAN, 1(2), pp. 101-109.

Kharel, M. (2018) ‘A Preliminary Study on Birdlife of Betana Wetland, Belbari, Morang District, SE-Nepal’, SOJ Veterinary Sciences, 4(3), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.15226/2381-2907/4/3/00162.

Kumar, V., Kumari, A., Price, A. J., Ba-na, R.S., Singh, V., & Bamboriya, S.D. (2023) ‘Impact of Futuristic Climate Variables on Weed Biol-ogy and Herbicidal Efficacy: A Review’, Agronomy, 13(2), p. 559. Available at: https: //doi. org/ 10.3390/agronomy13020559.

Laili, A.N., Hayati, A. & Zayadi, H. (2023) ‘Study Of Diversity And Distribution Of Wild Plant In Corn (Zea mays) And Sugar Sug-ar (Saccharum officinarum) Fields In Gondanglegi District, Malang Regency’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sains Unisma Malang, 1(2), pp. 23. Available at: https://doi.org/10.33474/jimsum.v1i2.22555.

Musdalifah, M., Syam, N. & Alimud-din, S. (2023) ‘Respon Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annuum L.) Terhadap Kombinasi Takaran Kompos Dan Trichoderma sp.’, AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 4(1), pp. 63–71. Available at: https: // doi.org /10.33096 /agrotekmas. v4i1.313.

Meliyani. Hayati, A. & Lisminingsih, R.D. (2025) ‘Analisis Keane-karagaman dan Distribusi Jenis Tumbuhan Liar di Kebun Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Pada Jenis Tanah Yang Berbeda di Kabupaten Lamongan’, 3(1).

Nirmala, H., Hayati, A. & Zayadi, H. (2024) ‘Keanekaragaman dan Dis-tribusi Tumbuhan Liar pada Perkebunan Kopi (Coffea) di De-sa Patokpicis Kecamatan Wajak Kabupaten Malang’, 2(1).

Rosmanah, S., Kusnadi, H., & Harta, L. (2017)' Identifikasi Dan Domi-nansi Gulma Pada Lahan Kering Dataran Tinggi Di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu', Prosiding Seminar Nasional Agroi-novasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyaraka Ekonomi ASEAN, pp. 35-41.

Saitama, A. (2016) ‘Komposisi Vegetasi Gulma Pada Tanaman Tebu Keprasan Lahan Kering di Dataran Rendah Dan Tinggi’.

Siregar, B.H. (2020) ‘Potensi Ekstrak Daun Pinus (Pinus merkusii) Sebagai Bioherbisida Terhadap Gulma Teki (Cyperus rotundus L.)’, 8.

Solechah, I., Hayati, A. & Zayadi, H. (2021) ‘Studi Etnobotani Kelapa (Cocos nucifera) di Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu’, SCISCITATIO, 2(2), pp. 90–97. Available at: https: // doi .org / 10.21460 / sciscita-tio.2021.22.71.

Steenis, C.G.G.J.V. (2013) FLORA. 1st edn. Jakarta Timur: PT Balai Pustaka (Persero).

Tjitrosoepomo, G. (2013) Taksonomi tumbuhan Spermatophyta. Yoyakarta: UGM Press.

Tjitrosoepono, G. (2013) Morfologi tumbuhan. Cet. 16. Yogyakarta: Gadjah mada university press, 2013.

Wasir, A.P.S., Tamod, Z.E.T. & Son-dakh, T.D. (2022) ‘The State Of Soil Chemical Fertility In Pineap-ple Agrotourism Land, Bolaang Mongondow Regency’, Applied Agroecotechnology Journal, 3(2), pp. 437–447.

Wati, F.M., Hayati, A. & Zayadi, H. (2025)' Etnobotani Tumbuhan Obat Di Pekarangan Rumah Masyarakat Kecamatan Tengga-rong Kabupaten Kutai Kartanega-ra Kalimantan Timur, Jurnal Ilmi-ah Mahasiswa Sains UNISMA Ma-lang (JIMSUM), 3(1), pp. 153 - 179.

Downloads

Published

31-07-2025

How to Cite

Vanesa, B., Hayati, A., & Zayadi, H. (2025). Studi Keanekaragaman Tumbuhan Liar pada Lahan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. SCISCITATIO, 6(2), 108–120. https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2025.62.220

Most read articles by the same author(s)